Masuk

Minggu, 02 Desember 2012

CARA MERAWAT MESIN

Ada beberapa hal sederhana yang perlu di perhatikan dalam merawat kondisi mesin agar tetap awet versi CB-TECH KRIAN.

1. Bensin/ bahan bakar.

Sangat disarankan untuk membeli bensin / bahan bakar langsung dari SPBU resmi. Kemungkinan besar bensin yang dijual secara eceran di pinggir – pinggir jalan merupakan bensin oplosan. Bensin Oplosan biasanya sudah turun nilai oktannya karena telah dicampur dengan unsur lain (biasanya minyak tanah). Kalau nilai oktan sudah turun mengakibatkan pembakaran jadi tidak sempurna dan meninggalkan kerak di kepala silinder dari mesin motor anda. Apabila telah terbentuk kerak maka akan menyebabkan mesin anda menurun performanya. Kalau dipakai terus menerus biasanya mesin akan menggelitik dan bergetar. Ada baiknya anda membaca manual yang menyertai motor anda. Disitu biasanya diterangkan bahan bakar dengan nilai oktan berapa yang bagus/ optimal untuk mesin motor anda.

2. Oli.

Penggantian oli dan filter oli secara berkala akan menjaga kondisi motor Anda tetap sempurna. Pastikan Anda rutin memantau dan menjaga ketinggian oli di tingkat High atau Max. Cara terbaik untuk melakukan langkah ini adalah dengan menempatkan motor di posisi yang lebih tinggi dan gunakan selalu standar tengah. Oli yang terlalu penuh atau yang kelewat sedikit sama-sama akan merusak mesin motor.

Anda juga harus mengetahui perbedaan antara low dan high dalam hitungan mili liter. Misalnya, jika terdapat perbedaan sebesar 300 ml maka Anda tidak dapat menambahkan oli sebanyak 500 ml. Berikut beberapa pointer penting mengenai oli:

  • Sepeda motor harus berada di posisi yang lebih tinggi.

  • Oli harus dicek saat kondisi mesin motor dingin dan sebaiknya dilakukan sebelum Anda mulai berkendara.

  • Berhati-hatilah saat Anda memantau kondisi oli. Jaga jangan sampai ada material lain atau kotoran masuk ke dalam ruang penampung oli.

  • Saat menggunakan dipstick, jangan memutar batang ini untuk melihat ketinggian oli. Cukup menancapkannya hingga batas terendah.

  • Temperatur tinggi, waktu, kecepatan, jalan macet, perjalanan pendek dan debu bisa menyebabkan penurunan kualitas oli lebih cepat.

  • Disarankan untuk mengganti oli setiap 2 – 4000 km atau 3 hingga 6 bulan (tergantung kondisi penggunaan seperti yang telah disebutkan di atas). Jika Anda sering melakukan salah satu di antaranya, maka mungkin Anda harus mengganti oli lebih sering dari yang ditentukan.

  • Direkomendasikan untuk mengganti filter oli setidaknya sekali untuk setiap dua kali penggantian oli.

  • Gunakan selalu filter oli yang bagus atau yang disarankan oleh pabrikan motor Anda.

  • Untuk motor, Oli sintetis biasanya lebih bagus ketimbang oli natural atau oli non sintetis. Namun untuk motor berusia 15 tahun atau lebih tua dapat mengaplikasikan oli non sintetis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar